Dipublikasikan: 18 May 2025
Sobat Qiblatain NW, Yuk Kenali Jejak-jejak Spiritual di Taman Surga
Jika suatu hari nanti Allah memudahkan langkah Sobat Qiblatain NW untuk menjejakkan kaki di Masjid Nabawi, salah satu pengalaman paling berharga adalah dapat beribadah di Raudhah — sebuah area suci yang disebut oleh Rasulullah ﷺ sebagai "taman dari taman-taman surga." Namun, tak hanya karpet hijaunya yang menawan hati, di dalam Raudhah terdapat enam pilar (tiang) bersejarah yang menyimpan kisah spiritual yang agung dari zaman Nabi ﷺ. Tiang-tiang ini dikenal dalam bahasa Arab sebagai “Usthuwaanah”.
PAKET PROMO - SUPER HEMAT UMROH LIBUR SEKOLAH AKHIR SEMESTERUntuk Sobat yang mengutamakan kenyamanan & kekhusyukan i...
Berikut adalah 6 tiang bersejarah tersebut:
1. Usthuwaanah al-Mukhallaqah (Tiang Beraroma Kasturi)
Tiang ini juga dikenal sebagai Tiang Berparfum, karena dulu konon sering dilumuri dengan minyak wangi. Di sinilah Rasulullah ﷺ kerap shalat, dan para sahabat mengingatnya sebagai tempat shalat yang paling utama. Tempat ini menjadi favorit banyak jamaah yang ingin meneladani jejak ibadah beliau.
2. Usthuwaanah al-Qur’ah (Tiang Undian) / Usthuwaanah Aisyah
Tiang ini dinamai demikian karena pada masa Khalifah Utsman bin Affan, ketika jumlah ahli ibadah yang ingin beriktikaf di tempat ini banyak, dilakukanlah undian (qur’ah) untuk menentukan siapa yang dapat tinggal di sana. Nama lainnya, Usthuwaanah Aisyah, dinisbatkan kepada Sayyidah Aisyah RA, karena beliau yang menunjukkan bahwa tempat ini merupakan salah satu lokasi yang sering digunakan Rasulullah ﷺ untuk beribadah dan bermunajat.
3. Usthuwaanah at-Taubah (Tiang Tobat) / Usthuwaanah Abu Lubabah
Tiang ini memiliki kisah yang sangat mengharukan. Sahabat Abu Lubabah RA pernah merasa bersalah karena membocorkan strategi Nabi ﷺ secara tidak sengaja kepada musuh. Dalam penyesalannya, ia mengikat dirinya sendiri pada tiang ini dan bersumpah tidak akan melepaskan diri hingga Allah mengampuninya. Setelah beberapa hari, turunnya wahyu pengampunan membuat Rasulullah ﷺ sendiri yang melepas ikatan tersebut.
4. Usthuwaanah as-Sarir (Tiang Tempat Tidur)
Tiang ini merupakan tempat di mana Rasulullah ﷺ biasa duduk beristirahat atau bahkan tidur di atas tikar. Ini menandakan bahwa beliau tetap hidup sederhana walaupun sebagai pemimpin umat. Kehadiran tiang ini menjadi saksi akan keseharian Rasulullah yang penuh kesahajaan dan keikhlasan.
5. Usthuwaanah al-Haras (Tiang Penjagaan)
Dinamai demikian karena para sahabat biasa berjaga di dekat tiang ini untuk menjaga keselamatan Rasulullah ﷺ. Ini terjadi pada masa awal Islam sebelum turunnya ayat yang menjamin keselamatan beliau. Setelah ayat tersebut turun, Rasulullah pun mengatakan bahwa beliau tidak membutuhkan penjagaan manusia lagi — karena Allah yang langsung melindunginya.
6. Usthuwaanah al-Wufud (Tiang Para Delegasi)
Tiang ini merupakan tempat Rasulullah ﷺ menerima tamu dan utusan dari berbagai suku Arab. Dari tempat ini pula banyak terjadi peristiwa diplomatik dan pengakuan atas kenabian beliau oleh berbagai kabilah. Tiang ini mencerminkan aspek kepemimpinan Rasul sebagai negarawan dan juru dakwah.
🌿 Raudhah: Tak Sekadar Tempat, Tapi Warisan Spiritual
Tiang-tiang ini bukan hanya penanda fisik dalam arsitektur Masjid Nabawi, melainkan saksi bisu perjalanan dakwah Rasulullah ﷺ, tempat tangis tobat, doa yang diaminkan langit, dan pelajaran sejarah yang hidup. Setiap pilar menyimpan hikmah dan keteladanan yang dalam bagi umat Islam.
Kemasan 5 Liter…
kemasan per 1 Paket, isi 25 pcs (Hanya botol tanpa…
Kemasan 1 kg…
Kemasan 1 Kg…
Kemasan 500 Gram…
Kemasan 1 KG…
Kemasan per Dus…