Qiblatain NW - Portal Travel Umroh & Haji <br /> <b>Warning</b>: Undefined variable $metaTitle in <b>/home/u539059165/domains/qiblatainnw.com/public_html/web/includes/header.php</b> on line <b>22</b><br /> <br /> <b>Deprecated</b>: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in <b>/home/u539059165/domains/qiblatainnw.com/public_html/web/includes/header.php</b> on line <b>22</b><br />
Perwakilan Qiblatain NW
HUPSS... JANGAN PUASA DULU, INI HARI TASYRIK!

HUPSS... JANGAN PUASA DULU, INI HARI TASYRIK!

Dipublikasikan: 06 Jun 2025

HUPSS... JANGAN PUASA DULU, INI HARI TASYRIK!

Dipublikasikan: 06 Jun 2025

Setelah merayakan Idul Adha dengan penuh suka cita, mungkin sebagian dari kita ingin segera kembali memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa. Tapi, tahan dulu niatmu untuk berpuasa! Karena hari-hari setelah Idul Adha dikenal sebagai Hari Tasyrik, dan pada hari-hari ini puasa justru dilarang.

Apa Itu Hari Tasyrik?
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Bersama tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Nahr), keempat hari ini termasuk dalam Hari Raya umat Islam yang dipenuhi dengan takbir, dzikir, dan makan bersama.

Kenapa Disebut Hari Tasyrik?
Secara bahasa, "Tasyrik" berasal dari kata "syarraqa" yang berarti menjemur di bawah matahari. Dahulu, umat Islam menjemur daging kurban agar awet dan tahan lama, karena belum ada kulkas. Oleh karena itu, hari-hari ini dikenal sebagai hari penyimpanan dan pemanfaatan daging kurban.

Larangan Puasa di Hari Tasyrik
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Hari-hari tasyrik adalah hari makan, minum, dan mengingat Allah."
(HR. Muslim no. 1141)

Para ulama sepakat bahwa puasa pada hari Tasyrik hukumnya haram, kecuali dalam kasus tertentu bagi jamaah haji yang tidak menemukan hewan hadyu.

Ini artinya, siapa pun yang tidak sedang berhaji (atau bahkan sedang berhaji tetapi tidak dalam kondisi tersebut), tidak diperbolehkan berpuasa di Hari Tasyrik.

Apa yang Dianjurkan di Hari Tasyrik?
Alih-alih berpuasa, berikut ini amalan yang dianjurkan selama Hari Tasyrik:

1. Banyak berdzikir dan bertakbir setelah shalat fardhu.
2. Menikmati hidangan bersama keluarga dan tetangga.
3. Membagikan daging kurban kepada yang membutuhkan.
4. Mensyukuri nikmat Allah dengan memperbanyak doa.

Kapan Boleh Puasa Lagi?
Setelah tanggal 13 Dzulhijjah berakhir, umat Islam bisa kembali melaksanakan puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh, atau puasa-puasa lainnya.

Idul Adha dan hari-hari setelahnya adalah waktu istimewa yang penuh keberkahan. Tapi jangan buru-buru berpuasa, ya! Hari Tasyrik adalah waktu untuk bersyukur dan menikmati nikmat Allah. Maka, mari isi hari-hari ini dengan dzikir, silaturahmi, dan kebahagiaan bersama.
Semoga Allah menerima ibadah kurban kita dan menjadikan kita hamba-Nya yang bersyukur.

📍 Qiblatain NW – Melayani dengan Hati, Menggapai Ridho Ilahi


Produk Kategori
AIR ZAM-ZAM
AIR ZAM-ZAM
Rp 600.000

Kemasan 5 Liter…

BOTOL ZAM-ZAM
BOTOL ZAM-ZAM
Rp 45.000

kemasan per 1 Paket, isi 25 pcs (Hanya botol tanpa…

COKELAT KERIKIL
COKELAT KERIKIL
Rp 130.000

Kemasan 1 kg…

KACANG ARAB
KACANG ARAB
Rp 90.000

Kemasan 1 Kg…

KACANG PISTACHIO
KACANG PISTACHIO
Rp 160.000

Kemasan 500 Gram…

KURMA MESIR AKRAM
KURMA MESIR AKRAM
Rp 35.000

Kemasan 1 KG…

KURMA TUNISIA TANGKAI
KURMA TUNISIA TANGKAI
Rp 60.000

Kemasan per Dus…