APA ITU TAKBIR MUQAYYAT
Dipublikasikan: 07 Jun 2025
APA ITU TAKBIR MUQAYYAT
Dipublikasikan: 07 Jun 2025
Takbir Muqayyat adalah takbir yang dikumandangkan setelah salat wajib lima waktu, mulai dari hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) setelah salat Subuh, hingga hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah) setelah salat Ashar. Takbir ini dinamakan muqayyat karena terikat waktu dan kondisi, yaitu setelah salat wajib secara berjamaah maupun sendiri.
LAFAL TAKBIR
Takbir yang dikumandangkan sama seperti takbir hari raya, misalnya:
"Allāhu akbar, Allāhu akbar, Lā ilāha illallāh, wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhilḥamd."
Boleh dilanjutkan dengan versi yang lebih panjang jika diinginkan.
DALIL TAKBIR MUQAYYAT
Takbir ini didasarkan pada praktik para sahabat Nabi ﷺ seperti Ibnu Abbas dan Ali bin Abi Thalib. Dalam riwayat disebutkan:
"Bahwa mereka bertakbir setelah salat Subuh pada hari Arafah sampai setelah salat Ashar pada hari terakhir dari harihari Tasyrik."
(HR. AlBaihaqi dengan sanad yang shahih)
WAKTU BERTAKBIR
Takbir Muqayyat dilakukan:
Setelah salat fardu, baik sendirian maupun berjamaah
Dimulai: Setelah Subuh tanggal 9 Dzulhijjah (Hari Arofah)
Berakhir: Setelah salat Ashar 13 Dzulhijjah (hari Tasyrik terakhir)
Total waktu: 5 kali sehari × 4 hari = 20 kali takbir muqayyat
HIKMAH DAN KEUTAMAAN
1. Menyemarakkan syiar Islam
2. Menghidupkan sunnah para sahabat
3. Menunjukkan syukur kepada Allah atas nikmat Idul Adha dan ibadah qurban
4. Mengisi waktu dengan zikir, menjauh dari kelalaian
Mari kita hidupkan kembali sunnah yang agung ini. Takbir bukan hanya di malam hari raya, tapi juga setelah salat selama harihari besar ini. Ajak keluarga dan jamaah untuk turut mengumandangkan takbir muqayyat, sebagai bentuk pengagungan kepada Allah ﷻ.
"Allāhu akbar wa lillāhilḥamd!"